Berkunjung ke Istana Maimun Milik Kerajaan Deli di Medan

istana maimun
Istana Maimun merupakan Istana Kerajaan Deli yang terletak di Sumatera Utara. Bisa dibilang istana ini adalah seperti Istana Kratonnya Yogyakarta. Jadi, dulunya tempat ini adalah tempat tinggal para Anggota Raja Deli. Belakangan, setelah sistem kerajaan/kesultanan tidak lagi digunakan, istana ini mulai diubah peruntukannya menjadi tempat wisata yang boleh dikunjungi oleh siapa saja.

Maimun Palace memiliki luas sekitar 2.700-an meter persegi. Area tersebut terbagi menjadi 30 buah ruangan yang berisi berbagai macam perabotan istana, seperti: lemari, meja, kursi, dll.

Bangunan istana yang merupakan objek wisata sejarah satu ini memiliki bentuk fisik yang unik. Jika dilihat sekilas, gaya arsitektur yang diterapkan pada bangunan istana ini adalah perpaduan antara gaya arsitektur khas Spanyol, Italia, India, Melayu dan Islam.
maimun palace sejarah istana maimun

Asal Usul dan Sejarah Istana Maimun Lengkap

Istana ini mulai didirikan pada Tahun 1888 dan baru selesai 3 tahun setelahnya, yaitu pada Tahun 1891. Dulunya sebelum dijadikan sebagai lokasi wisata, istana ini adalah Istana Kerajaan Deli.

Desain istana ini dibuat oleh seorang Arsitek asal Negara Pizza Italia. Itulah kenapa bentuk arsitektur bangunannya mengandung sedikit gaya arsitektur bangunan khas Italia dan Spanyol.

Sama seperti halnya bangunan istana keraton lainnya, bangunan istana Maimun Medan ini juga sarat akan misteri dan sejarah. Salah satu misteri Istana Maimun yang selalu menarik perhatian para pengunjung adalah mengenai Meriam Puntung Istana Maimun.

Meriam Puntung ini kabarnya adalah jelmaan dari adik Putri Hijau, yaitu Mambang Khayali. Pada waktu itu, Putri Hijau menjelma menjadi sebuah meriam untuk membantu para anggota kerajaan untuk mempertahankan istana dari serbuan pasukan kerajaan Aceh.

Lokasi Istana Maimun

Letak Istana Maimun berada di Jl. Sultan Ma’moen Al Rasyid No. 66, Medan Maimun, A U R, Kota Medan, Sumatera Utara. Istana ini berjarak sekitar 7 km dari alun-alun Kota Medan dan dapat ditempuh dalam kurun waktu 23 menit perjalanan.

Tak jauh dari kawasan wisata ini juga tersedia penginapan atau hotel, salah satunya adalah hotel Hermes. Dari hotel ini jarak ke istana Maimun hanya sekitar 1 km saja. Jadi bagi yang menginap disini tak ada salahnya juga jika kita menyempatkan diri untuk menikmati obyek wisata satu ini.
letak lokasi istana maimun cara pergi akses rute perjalanan menuju maimun palace istana maimun medan

Fasilitas Wisata di Istana Maimun

Fasilitas wisata di Istana maimun tergolong sudah sangat lengkap. Dari mulai tempat parkir, toilet, sampai dengan tempat ibadah, semuanya sudah tersedia di tempat ini.

Bahkan, untuk Anda yang ingin berfoto dengan menggunakan baju adat khas Masyarakat Deli, pengelola istana ini juga sudah menyediakan fasilitasnya (berbayar).

Sayangnya, walaupun istana ini sudah memiliki fasilitas wisata yang lengkap, namun istana ini saat ini sudah tidak steril dari para pedagang kaki lima. Ya walaupun hal ini bukanlah sebuah permasalahan besar, namun keberadaan mereka cenderung membuat aktivitas wisata para pengunjung istana ini menjadi kurang nyaman dan kurang leluasa.
objek wisata istana maimun sumatera utara tiket masuk istana maimun biaya karcis parkir kendaraan

Harga Tiket Masuk ke Objek Wisata Istana Maimun

Untuk bisa masuk ke istana yang penuh nilai historis ini, para pengunjung diwajibkan untuk membayar biaya tiket masuk sebesar 5 ribu rupiah per orang.

Biaya tiket masuk tersebut tidak termasuk biaya penyewaan baju adat khas Masyarakat Deli ya. Jika Anda ingin berfoto dengan baju adat khas Masyarakat Deli, Anda harus membayar biaya sewa sebesar 15 sampai dengan 30 ribu rupiah per setel pakaian.

Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Istana Maimun Palace

Istana Maimun dibuka untk umum setiap hari dari mulai pukul 8 pagi sampai dengan pukul 5 sore. Di pertengahan hari, yaitu pada pukul 12 siang sampai dengan pukul 1 siang, istana ini biasanya akan ditutup untuk istirahat. Untuk masuk ke dalam bangunan istana, Anda diwajibkan untuk melepas alas kaki.

Biasanya, istana ini cenderung ramai dikunjungi di hari libur nasional dan akhir pekan. Oleh sebab itu, jika Anda ingin bisa menikmati kemegahan istana ini dengan lebih leluasa, waktu terbaik untuk berkunjung ke istana ini adalah pada hari kerja, yaitu di sesi pagi.

/* */